Nama-nama yang di sebutkan berasal dari sebuah riwayat yang sering dikutip dalam tafsir tentang mimpi Nabi Yusuf ketika beliau berkata kepada ayahnya:
"Sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku." (QS. Yusuf: 4)
Dalam beberapa riwayat yang dinisbatkan kepada sahabat Jabir, disebutkan bahwa seorang Yahudi bertanya kepada Nabi Muhammad ﷺ tentang nama-nama bintang tersebut, lalu Jibril mengabarkannya. Nama-namanya disebut sebagai:
Jaryan (جريان)
Thariq (الطارق)
Dzayyal / Dzaiyal (الذيال)
Dzu al-Katifan / Dzu al-Kanifat (ذو الكنفات)
Qabis (قابس)
Watsab (وثاب)
Amudan ('Amudan) (عمودان)
Failaq / Faliq (الفليق)
Mishbah / Mushbih (المصبح)
Dharukh / Dharuh (الضروح)
Dzu al-Fara' / Dzul Furugh (ذو الفرغ)
Dhiya (الضياء)
Al-Nur (النور) �
eduhistoria.com +1
Namun ada hal penting:
Riwayat ini bukan hadis yang sangat kuat dan masyhur seperti hadis dalam Sahih Bukhari atau Sahih Muslim.
Para ulama berbeda pendapat tentang kekuatan sanadnya.
Al-Qur'an sendiri tidak menjelaskan makna masing-masing nama bintang tersebut. �
bincangsyariah.com +1
Karena itu, kita tidak memiliki penjelasan pasti dari Nabi ﷺ tentang arti setiap nama. Beberapa nama secara bahasa Arab memiliki makna umum, misalnya:
Thariq = yang datang pada malam hari / bintang malam.
Mishbah = lampu atau pelita.
Dhiya = cahaya yang terang.
Al-Nur = cahaya.
Qabis = yang mengambil atau memancarkan nyala api/cahaya.
Watsab = yang melompat atau bergerak cepat.
Tetapi penafsiran detail untuk semua nama tersebut tidak memiliki keterangan yang pasti dari Nabi Yusuf atau Nabi Muhammad ﷺ. Yang lebih penting dalam tafsir mimpi Nabi Yusuf adalah bahwa sebelas bintang melambangkan sebelas saudara Nabi Yusuf, sedangkan matahari dan bulan melambangkan kedua orang tuanya yang kelak menghormati kedudukan yang Allah berikan kepada beliau. �
Majalah Nabawi +1
Jadi, nama-nama itu dikenal sebagai nama bintang-bintang dalam riwayat tafsir mimpi Nabi Yusuf, tetapi makna rinci masing-masing nama tidak dijelaskan secara pasti dalam sumber-sumber Islam yang kuat.