writing when in period
sebenarnya ada penjelasan biologis + psikologisnya π
1. Perubahan hormon
Saat haid, hormon seperti estrogen dan progesteron turun drastis.
Efeknya:
Emosi bisa lebih sensitif
Tapi juga bisa muncul clarity (kejernihan pikiran)
Buat sebagian orang, justru di fase ini: ➡️ pikiran jadi lebih “jujur”
➡️ jadi sadar hal-hal yang pengen diperbaiki
➡️ muncul dorongan “aku harus ngelakuin sesuatu”
2. Otak lagi “reset mode”
Haid itu kayak fase “release”
tubuh lagi melepas
pikiran juga ikut “declutter”
Makanya muncul rasa:
“aku pengen mulai lagi, pengen lebih produktif, pengen jadi lebih baik”
3. Kontras dengan PMS sebelumnya
Kalau sebelum haid (PMS) kamu:
lelah
mood turun
overthinking
Pas haid mulai: ➡️ otak kayak “akhirnya lega”
➡️ muncul energi mental baru (walau fisik kadang masih capek)
4. Mekanisme coping (pelarian sehat)
Kadang juga karena:
lagi ngerasa sensitif / kosong
jadi pengen isi dengan hal produktif
Ini sebenarnya bagus, karena: ➡️ kamu nggak lari ke hal negatif
➡️ tapi ke growth
Tapi hati-hati juga ⚖️
Kalau dorongannya terlalu kuat sampai:
jadi overwork
maksa diri padahal badan lemah
Itu perlu di-balance ya
Saran biar tetap sehat
Coba pakai energi itu tapi ringan:
journaling / nulis ide
planning hidup / goals
ibadah ringan (dzikir, doa)
kerja kecil tapi konsisten
Singkatnya:
haid bukan cuma fase lemah, tapi juga fase refleksi + reset
Makanya otak kamu kayak “ayo bangun lagi” π✨